HOME PROFIL FACEBOOK TWITER

Senin, 09 April 2012

4. client-server

Klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server.
Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen server. Komponen klien juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponen klien dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen klien tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.


* Sebuah contoh dari aplikasi client/server 
sederhana adalah aplikasi web yang didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP. Skrip PHP atau ASP akan dijalankan di dalam web server (Apache atau Internet Information Services), sementara skrip yang berjalan di pihak klien akan dijalankan oleh web browser pada komputer klien. Klien-server merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall database, dengan metode klien-server database dapat diinstal pada suatu komputer sebagai server dan aplikasinya diinstal pada client.

Kamis, 05 April 2012

3. Router

Router adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).


Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN


Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP.


Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork  untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.


Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.


 
  

 
 
 


Fungsi utama Router adalah merutekan paket (informasi). Sebuah Router memiliki kemampuan Routing, artinya Router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (paket) akan dilewatkan, apakah ditujukan untuk host lain yang satu network ataukah berada di network yang berbeda.


Jika paket-paket ditujukan untuk host pada network lain maka router akan meneruskannya ke network tersebut. Sebaliknya, jika paket-paket ditujukan untuk host yang satu network maka router akan menghalangi paket-paket keluar.


Contoh Router 


Cisco Router merupakan nama yang sudah tidak asing lagi, tetapi disisi lain terdapat nama yang mulai familiar, yaitu
MikroTik Router. MikroTik menawarkan kemudahan konfigurasi dan kehandalan fitur dengan harga yang relatif murah. koq jadi promosi :-)
 


Rabu, 04 April 2012

2.Keamanan Jaringan Komputer

Seringkali sulit untuk membujuk manajemen perusahaan atau pemilik sistem informasi untuk melakukan investasi di bidang keamanan. Di tahun 1997 majalah Information Week melakukan survey terhadap 1271 system atau network manager di Amerika Serikat. Hanya 22% yang menganggap keamanan sistem informasi sebagai komponen sangat penting(“extremely important”). Mereka lebih mementingkan “reducing cost” dan “improving competitiveness” meskipun perbaikan sistem informasi setelah dirusak justru dapat menelan biaya yang lebih banyak.

Keamanan itu tidak dapat muncul demikian saja. Dia harus direncanakan. Ambil contoh berikut. Jika kita membangun sebuah rumah, maka pintu rumah kita harus dilengkapi dengan kunci pintu. Jika kita terlupa memasukkan kunci pintu pada budget perencanaan rumah, maka kita akan dikagetkan bahwa ternyata harus keluar dana untuk menjaga keamanan.

Pengelolaan terhadap keamanan dapat dilihat dari sisi pengelolaan resiko (riskmanagement). Lawrie Brown dalam menyarankan menggunakan “Risk Management Model” untuk menghadapi ancaman (managing threats). Ada tiga komponen yang memberikan kontribusi kepada Risk, yaitu :
  1. Assets terdiri dari hardware, software, dokumnentasi, data, komunikasi, lingkungan dan manusia.
  2. Threats (ancaman) terdiri dari pemakai (users), teroris, kecelakaan, carakcers, penjahat, kriminal, nasib, (acts of God), intel luar negeri (foreign intellegence)
  3. Vulneribalities (kelemahan) terdiri dari software bugs, hardware bugs, radiasi, tapping, crostalk, cracker via telepon, storage media.
Untuk menanggulangi resiko (Risk) tersebut dilakukan apa yang disebut “countermeasures”. yang dapat berupa :
  • Mengurangi Threat, dengan menggunakan antivirus.
  • Mengurangi Vulnerability, dengan meningkatkan security atau menambah firewall.
  • Usaha untuk mengurangi impak (impact). yang ini kurang ngerti nih..klo ada yang tau komen di posting ini dong. :)
  • Mendeteksi kejadian yang tidak bersahabat (hostile event) misalnya pop up. jadi kita antisipasi dengan popup blocker. atau misalnya spyware kita atasi dengan antispyware.
  • Kembali (recover) dari kejadian, dengan system recovery atau tools-tools recovery lainnya.

Klasifikasi Kejahatan Komputer

Kalo kita bicara masalah kejahatan komputer pasti banyak sekali macamnya, karena itu gw menuliskan klasifikasi kejahatan komputer agar mudah kita mengenali dan membedakan model-model kejahatan komputer. Klasifikasi kali ini dibedakan berdasarkan lubang kemanan yang dibedakan menjadi 4 (empat) yaitu :

-> Kemanan yang bersifat fisik (Phisycal Security), Adalah Lubang keamanan yang bersifat fisik artinya bisa tersentuh seperti akses orang ke gedung, peralatan, dan media yang digunakan.

Beberapa contoh kejahatan komputer yang bisa diakses dari lubang keamanan yang bersifat fisik :
  1. Wiretapping, adalah istilah untuk penyadapan saluran komunikasi khususnya jalur yang menggunakan kabel. misalnya penyadapan Telpon, Listrik, dan atau Internet.
  2. Denial of Service, aktifitas menghambat kerja sebuah layanan (servis) atau mematikan-nya, sehingga user yang berhak/berkepentingan tidak dapat menggunakan layanan tersebut. Denial of Service dapat dilakukan dengan cara mematikan peralatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan permintaan yang menyebabkan jaringan menjadi sibuk, sistem hang, bandwidth habis, ram terkuras.
  3. Pencurian, yang jelas merupakan bentuk kejahatan fisik karena mengambil alih peralatan / media.
-> Keamanan yang Berhubungan dengan Orang (personel), Lubang keamanan yang berkaitan dengan hak akses berdasarkan. Contohnya seorang user yang memanipulasi hak aksesnya menjadi administrator.

-> Keamanan dari Data dan Media serta Teknik Komunikasi (Comunication), Lubang keamanan yang terletak pada media. Misalnya Kelemahan Software yang digunakan untuk mengelola data.

-> Keamanan dalam Kebijakan Operasi (Policy), Lubang keamanan yang terletak pada kebijakan yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem.

Aspek dari Keamanan Jaringan

Garfinkel mengemukakan bahwa keamanan computer (computer security) melingkupi beberapa aspek, yaitu :

1. Privacy / Confidentiality
Inti utama aspek privacy atau confidentiality adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Privacy lebih ke arah data-data yang sifatnya privat sedangkan confidentiality biasanya berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu (misalnya sebagai bagian dari pendaftaran sebuah servis) dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.

2. Integrity

Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Adanya  virus,Trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi. Sebuah email dapat saja “ditangkap” (intercept) di tengah jalan, diubah isinya (altered, tampered, modified), kemudian diterukan ke alamat yang dituju. Dengan kata lain, integritas dari informasi sudah tidak terjaga. Penggunaan enkripsi dan digital signature, misalnya dapat mengatasi masalah ini.

3. Authentication

Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi adalah betul-betul server yang asli.

Untuk membuktikan keaslian dokumen dapat dilakukan dengan teknologi watermarking dan digital signature. Sedangkan untuk menguji keaslian orang atau server yang dimaksud bisa dilakukan dengan menggunakan password, biometric (ciri-ciri khas orang), dan sejenisnya. Ada tiga hal yang dapat ditanyakan kepada orang untuk menguji siapa dia :

* What you have (misalnya kartu identitas ~KTP,SIM,dll~)
* What you know (misalnya PIN atau password)
* What you are (misalnya sidik jari, biometric, Captcha)

4. Availability
Aspek availability atau ketersedia hubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. Sistem informasi yang diserang dapat menghambat atau meniadakan akses ke informasi. Contoh hambatan adalah serangan yang sering disebut dengan “Denial of Service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash. Contoh lain adanya mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi email bertubi-tubi dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka emailnya atau kesulitan mengakses emailnya.

5. Akses Kontrol

Aspek kontrol merupakan fitur-fitur keamanan yang mengontrol bagaimana user dan sistem berkomunikasi dan berinteraksi dengan system dan sumberdaya yang lainnya. Akses kontrol melindungi sistem dan sumberdaya dari akses yang tidak berhak dan umumnya menentukan tingkat otorisasi setelah prosedur otentikasi berhasil dilengkapi.

Kontrol akses adalah sebuah term luas yang mencakup beberapa tipe mekanisme berbeda yang menjalankan fitur kontrol akses pada sistem komputer, jaringan, dan informasi. Kontrol akses sangatlah penting karena menjadi satu dari garis pertahanan pertama yang digunakan untuk menghadang akses yang tidak berhak ke dalam sistem dan sumberdaya jaringan.

6. Non-Repudiation
Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Penggunaan digital signature, certificates, dan teknologi kriptografi secara umum dapat menjaga aspek ini. Akan tetapi hal ini masih harus didukung oleh hukum sehingga status dari digital signature itu jelas legal.

1. Jaringan Komputer

Jaringan Komputer  
adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program – program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan.



Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu;
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

Sabtu, 31 Maret 2012

Membangun Warnet Linux

Warnet saat ini sudah banyak dan berkembang, mulai dari yang menggunakan Sistem Operasi Windows dan juga linux.
Warnet dengan menggunakan windows sampai saat ini paling banyak digunakan dan tentunya paling mudah dan user friendly dalam penggunaannya juga kemudahan mencari aplikasi yang digunakan, tetapi pengguna windows di negara kita biasanya terbentur masalah lisensi. sehingga terkadang kita was-was jika menggunakan OS (non Ori) .
Jika kita menggunakan windows Ori paling tidak ada beberapa lisensi yang kita gunakan misalnya : OS -nya sendiri dan juga Microssoft Office tentunya. Jika kita belum punya dana lebih untuk meng-original-kan OS yang anda miliki kita gunakan alternatif OS Linux. tetapi “OS linux ini suliit baik dari penggunaan dan juga aplikasi yang nanti bakal di pakai ” , dan jangan-jangan akan membuat user dan operator menjadi bingung menggunakanya.
Linux memiliki banyak rasa yang disebut dengan distro. Ada beberapa distro yang terkenal misalnya : Ubuntu, Fedora, debian, Mandriva, IGOS Nusantara (made in Indonesia), Open Suse dll, ada juga Linux mint. manakah dari distro-distro ini yang mudah untuk digunakan dan tentunya paling tidak memudahkan pemakai yang terbiasa menggunakan windows.



Dari pengalaman yang saya coba (“Bisa berbeda juga dengan pengalaman anda tentunya “) Distro Linux mint – turunan dari distro Ubuntu — bisa digunakan, beberapa Keunggulan distro ini adalah:
  • merupakan turunan distro ubuntu yang merupakan distro yang selalu uptodate baik aplikasi, keamanannya serta di dukung oleh perusahaan besar Canonical dan tentunya linux ini Kompatibel dengan paket-paket program Ubuntu. Sehingga anda pun dapat menggunakan repositori dari Ubuntu.
  • Urusan aplikasi multi media sudah didukung dengan baik, anda tidak usah bingung instalasi driver dan juga aplikasi perangkat multimdia anda.
  • Tampilan GUI yang indah dan mirip sekali dengan windows Vista/ Windows 7 (versi 8).
  • Berbentuk Live CD dan instalasi mudah.
  • mendukung fitur Desktop 3D.
Selain beberapa keunggulan tentunya ada juga permasalahan yang timbul yang mungkin anda misalnya:
  • ada beberapa tipe monitor yang tidak didukung, sehingga anda tidak bisa melakukan instalasi kalau pun bisa resolusi monitor tidak bisa di maksimalkan.
    solusi : cari driver dan coba konfigurasi XOrg -nya.
  • Beberapa Driver Printer belum didukung dan terkadang sulit untuk instalasinya (karena depedensi-nya banyak dan terkadang gak cocok )
    salah satu alternatif anda bisa pakai paket/program Turboprint (tapi program ini berlisensi dan tentunya bayar).
Beberapa aplikasi untuk warnet:
  • Billing Server dan Client
  • Saya sudah mencoba beberapa aplikasi billing untuk linux yang paling mudah dan nyaman anda bisa pakai CCL (Cafe Conn Leche) .
    Untuk Linux mint anda sebaiknya cari paket CCL dengan ekstensi deb. karena kalau menggunakan paket source sulit tentunya dan bahkan tidak berhasil (bikin pusing deh …)
    Paket Untuk server Billing:
    1. libfox (versi 1.4 atau 1.6) = ada dalam repositori ubuntu
    2. libccls <– ada huruf tambahan “s” ini librari untu server
    3. cclfox
    Sedangkan Untuk Komputer Client:
    1. libfox (versi 1.4 atau 1.6)
    2. libcclc <– ada huruf tambahan “c”
    3. cclcfox <– ada huruf tambahan “c” berarti client

  • Browser
    Browser di linux sudah cukup banyak seperti : Firefox, Opera, Google Chrome, Midori.
    dari pengalaman yang saya jumpai untuk firefox,Chrome untuk menjalankan aplikasi dalam facebook cukup baik, tetapi ketika menggunakan aplikasi game dalam facebook ada fitur yang tidak ak

Senin, 26 Maret 2012


Hardware untuk Jaringan adalah

  1. Pci Lan Card (lan card/kartu jaringan) ada banyak macam dan bentuknya dan kebanyakan untuk semua motherboard baru udah onboard, apa bedanya sama yang PCI kata orang2 yg kebanyakan ilmu katanya lebih stabil tapi kalo buat aku yag ilmunya otodidak gua rasa si sama aja lah. Yg penting fungsinya untuk nancepin kabel lan dan bisa connect ke hub atau pc dalam jaringan tersebut.
  2. Kabel BELDEN, ini kabelnya untuk buat jaringan ati2 ada 2 macem ada yg original buatan us dan ada yg no 2 buatan Taiwan. Agak beda dikit yg original lebih bagus ngantar datanya kalo yg Taiwan agak lambat tapi bisa juga dipake
  3. Conector RJ 45. Ini conector buat masukin kabel yang nantinya akan kita tancepkan ke PCI lan Card.
Ada 2 metode pembuatan kabel untuk jaringan
  1. Untuk 2 komputer (peer to peer) biasanya cross (disilang) metode pembuatannya menggunakan rumus ini 1-3, 2-6. Jadi untuk membuatnya pada ujung 1 susunan kabel standarnya adalah 1 putih oranqe , 2 orange, 3 putih hijau, 4 biru, 5 putih biru, 6 hijau, 7 putih coklat, 8 coklat. Dan untuk ujung conector yg disebelahnya kita gunakan susunan kabel 1. Putih hijau, 2 hijau, 3 putih orange, 4 biru, 5 putih biru, 6 orange, 7 putih coklat, 8 coklat.
  2. Untuk 3 komputer atau menggunakan hub lebih dari 2 komputer ini susunanya straight (lurus) jadi kedua ujungnya susunan kabelnya sama aja 1 putih oranqe , 2 orange, 3 putih hijau, 4 biru, 5 putih biru, 6 hijau, 7 putih coklat, 8 coklat.
Nah sekarang tinggal connectingnya aja caranya adalah lewat tcp ip kita buka control panel cari network & internet conection aka nada hardware lan disitu nah kita klik kanan lalu properties akan muncul pilihan pilih tcp ip. Lalu tekan properties lagi kita akan diminta otamatic ip adres atau manual kalo manual kita tulis ada seperti ini contoh untuk 2 komputer. Computer 1 ip adressnya adalah seperti ini 192.168.1.1 dan subnet masknya adalah 255.255.255.0 sedangkan computer 2 untuk ip adressnya diganti aja digit paling terakhirnya jadi 192.168.1.2 dan subnet masknya sama aja 255.255.255.0
Itu untuk jaringan local. Kalo untuk jaringan internet maka kita harus pasang dulu 1 komputer yang tersambung internet kemudian lewat start kita cari program run. Setalah itu muncul kolom tulis dikolom itu cmd tekan enter akan muncul perintah dos dan di situ kita tulis ipconfig /all nanti akan terlihat semua nya dari ip address, subnet mask, default getway dan dns server kita tinggal catat dan masukin nomornya itu ke computer satu lagi yang diganti hanya digit terakhir dari ip address sama kaya buat jaringan local kalo yang subnet mask, default getway dan dns servernya tingal disamakan aja dengan apa yang muncul. Setelah itu restart computer kedua dan pasti computer itu udah connect d dengan internet. Selamat mecoba semoga berhasil.